CV. Danur Dara Media

No Image Available

Seri Ensiklopedia Geopark Karangsambung–Karangbolong; Desa Penjaga Warisan Bumi

 Penulis: Septyani Elitasari  Category: Geopark  Publisher: CV. Danur Dara Media  Telah Terbit: Agustus 3, 2026  Laman: 272  Negara: Indonesia  Dimension: 14,8 x 21 cm More Details
 Deskripsi:

Tanah Kebumen bukan sekadar hamparan sawah, bukit, dan sungai yang indah dipandang mata. Di balik setiap lapisan batunya, tersimpan kisah panjang tentang bumi yang terus berubah dan belajar menata kehidupan. Kawasan Geopark Karangsambung–Karangbolong adalah laboratorium alam yang luar biasa — tempat di mana batu-batu tua berusia ratusan juta tahun berdiri berdampingan dengan kehidupan desa yang dinamis dan penuh kearifan.

Buku ini, berjudul “Desa Penjaga Warisan Bumi”, adalah bagian dari SERI ENSIKLOPEDIA GEOPARK KARANGSAMBUNG–KARANGBOLONG, yang disusun untuk mengenalkan kepada pembaca muda tentang betapa pentingnya peran desa dalam menjaga keseimbangan alam dan kebudayaan. Di sinilah, kehidupan sehari-hari masyarakat — para petani, pengrajin, nelayan, guru, dan pelajar — menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya melestarikan warisan bumi yang kita miliki bersama.

Desa bukan sekadar tempat tinggal; desa adalah akar kehidupan Geopark. Di sana, kita bisa melihat bagaimana alam, manusia, dan budaya berpadu dalam harmoni. Sungai yang jernih dijaga oleh hutan di sekitarnya; batuan tua diceritakan kembali lewat wisata edukatif; dan anakanak belajar mencintai lingkungannya lewat kegiatan sekolah, kebun belajar, atau komunitas hijau. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk mengenal desa-desa penopang Geopark — desa yang hidup dari alam dan berusaha menghidupi alam.

Lebih dari sekadar ensiklopedia, buku ini adalah jembatan pengetahuan. Setiap bagian ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami, dilengkapi penjelasan, contoh nyata, dan kisah inspiratif dari masyarakat setempat. Diharapkan, pembaca — terutama generasi muda — dapat memahami bahwa menjaga bumi bukan hanya tugas ilmuwan atau pemerintah, tetapi juga tanggung jawab kita semua, dimulai dari lingkungan terdekat: desa kita sendiri.

Kami menyadari bahwa di era modern ini, banyak tantangan yang dihadapi desa: perubahan iklim, tekanan ekonomi, dan modernisasi yang kadang mengikis tradisi. Namun, dari Geopark Karangsambung–Karangbolong kita belajar bahwa masa depan dapat dibangun tanpa melupakan masa lalu, dan kemajuan dapat berjalan seiring dengan pelestarian.

Melalui kerja sama antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan generasi muda, desa-desa di kawasan Geopark kini menjadi contoh nyata pembangunan berkelanjutan — tempat di mana ilmu pengetahuan bertemu dengan budaya, dan kearifan lokal berpadu dengan teknologi.


 Kembali